Benar = Benar?
Maret 20, 2008
Benar = Benar ?
Aku terjebak dalam dunia yang diperbudak nilai-nilai
bentukan perasa benar dan pemikir benar
pembuat benar dan penafsir benar
Apakah benar adalah benar, ketika masyarakat terbagi atas kelas-kelas yang begitu timpang?
Apakah benar adalah benar, saat bumi tak lagi hijau dan suplai air bersih terancam?
Apakah benar adalah benar, jika arogansi menjadi tradisi dan toleransi teramputasi?
Apakah benar adalah benar, kalau agama dijadikan pondasi untuk menghakimi?
Apakah benar adalah benar?
Tapi aku turut dan tunduk pada sistem kelas,
aku ikut pada eksploitasi energi dan kertas serta plastik serta pensia-siaan berlebih
aku mengkopi tradisi dan hidup berdasar ambisi, pun hanya mimpi
dan aku tak menghakimi kar’na tak ada tempat untuk ku jadi posisi
“Apakah benar adalah benar?” pun hanya jadi retori mati yang tak membumi
Aih, ironi.
Jakarta, 17 Maret 2008